BLOGGER TEMPLATES - TWITTER BACKGROUNDS »
Showing posts with label celoteh-ku. Show all posts
Showing posts with label celoteh-ku. Show all posts

18.10.09

something stupid like... i love u

I know I stand in line
Until you think you have the time
To spend an evening with me
And if we go someplace to dance
I know that there's a chance
You won't be leaving with me

Then afterwards we drop into a quiet little place
And have a drink or two
And then I go and spoil it all
By saying something stupid
Like I love you

I can see it in your eyes
You still despise the same old lines
You heard the night before
And though it's just a line to you
For me it's true
And never seemed so right before

I practice every day to find some clever
lines to say
To make the meaning come true
But then I think I'll wait until the evening
gets late
And I'm alone with you

The time is right
Your perfume fills my head
The stars get red
And oh the night's so blue
And then I go and spoil it all
By saying something stupid
Like I love you

The time is right
Your perfume fills my head
The stars get red
And oh the night's so blue
And then I go and spoil it all
By saying something stupid
Like I love you

I love you

well, lagu yang sangaaaaaaat bagus. menyenangkan untuk dinyanyikan. lucu untuk dibaca liriknya. i just love the way nicole singing with her sopran's voice.... and the best part of this song,

"The time is right
Your perfume fills my head
The stars get red
And oh the night's so blue"

kenapa bagus banget ya?aku bisa ngebayangin betapa romantisnya saat saat itu.. hmmmm ^^"

dan emang bener. "cinta" itu g bs diungkapin dengan apa adanya. butuh persiapan yang cukup...

nice song -lah..

love and loves

17.10.09

mencari??

setiap hari kita mencari. 

sesuatu yang menyempurnakan kita.

sesuatu yang melengkapi hidup kita.

ya, kita terus mencari karena kita menyadari bahwa kita jauh dari sebuah kesempurnaan.

sedangkan ingin hati untuk tampak lebih dan lebih setiap harinya.

semua orang melakukan hal yang sama.

mencari.

semua orang memiliki hal yang sama.

ketidaksempurnaan.

ingatkah kita? setiap kita mencari, hal apa yang selalu kita harapkan untuk kita temukan?

kesempurnaan-kah?

kita mencari dan terus mencari.

meninggalkan yang tidak sempurna untuk mencari yang lebih dan lebih

dan lebih...

padahal kita menyadari dan meyakini akan sebuah ketidaksempurnaan.

sebuah keegoisan meleburkan rasa.

keinginan untuk sempurna sebaiknya tidak memperdaya.

kita banyak di antara banyak

kita sejuta di antara sejuta.

kita tidak sempurna di antara tidak sempurna.

kita retak di antara yang retak.

ketidaksempurnaan itu,

ia tidak membutuhkan kesempurnaan,

ia butuh kelengkapan.

seperti gelas yang pecah,

bukan gelas baru yang membuatnya tampak sempurna.

ia hanya membutuhkan pecahannya, untuk menambal apa yang tampak tak sempurna

16.10.09

helm baru dan raket baru

akhir akhir ini hidupku lebih bahagia. bukan karena urusan pendidikan, bukan pula karena keuangan, apalagi karena percintaan (hehe). tak lain dan tak bukan adalah karena diriku sudah punya raket dan helm baruuuu. cihuy deh.

biarpun raket tak ber-merk, yang penting bisa digunakan untuk ber-eksis ria di sebuah gor bulutangkis di pedurungan sana. selain itu, lumayan ngefek juga untuk pembentukan otot tangan kananku dan betis (huhu T_T). senang rasanya bisa berkeringat-keringat ria bersama teman-teman bikini bottom ^^

truss helm baruku. meskipun tak mahal-mahal amat, tapi buatku helm itu sungguh mahal dan menyayat hati. 120 ribu biasanya bisa dipake buat beli 2 potong baju dan jilbab, huhu. sekarang di-ikhlaskan untuk membeli helm berwarna merah meriah dan menyolok mata. tapi ga papa wes. aku rela, demi keamanan kepalaku jika suatu saat terjadi hal-hal yang mencelakakan aku dan moku-ku >>my motor called 'moku'. 

ahh..pokoknya aku senaaang ^^

love and loves

14.10.09

belajar gender ala ratna^^


kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. pria dan wanita. man and woman. ladies and gentleman... waaiittt, ladies and gentleman? kenapa aku tulis 'ladies and gentleman'? so, how about 'gentleman and ladies', should i?? bukankah yang sebelum2nya, si jenis kelamin laki-laki selalu diletakkan di depan?

hehe.. well, i'm not a feminist or masculinist. aku bahkan ga terlalu banyak memahami teori-teori dan aliran-aliran gender. liberal, radikal, post modern, marxis, sosialis, or somewhat-ever-i-never-heard. entah karena apa dan mengapa, sering sekali muncul pertanyaan-pertanyaan yang menilai tentang ketidaksetaraan antara laki-laki dan perempuan.

1 thing. tentang arti sebuah kekuasaan dalam keluarga. sebuah gambaran 'keluarga ideal' yang berhasil dipatenkan dan dimodifikasi sedemikian halusnya oleh pasar : bapak, ibu, dan dua orang anak. anak pertama laki-laki, serta anak kedua perempuan. bapak bekerja di 'kantor'. ibu bekerja di rumah (ibu rumah tangga).

skarang saatnya mengaduk-aduk gambaran 'keluarga ideal' tersebut.:

bapak, ibu, dan dua orang anak. KELUARGA BERENCANA. how if they have 3 children? or 4 or 5? tampak tidak idealkah? how if the parent has divorced? kalo bapak-nya ternyata berpoligami?

anak pertama laki-laki, anak kedua perempuan. kenapa? dgn anggapan anak laki-laki yang akan diberi tanggung jawab lebih besar nantinya (penyerahan jabatan di kantor keluarga, maybe. atau penyerahan kekuasaan istana, just like the Keraton do ^_^). apakah memperhatikan? selama ini jika pasangan suami-istri akan mempunyai anak pertama (istrinya hamil-red), sering ditanya "pinginnya, anak laki atau perempuan?". dan kebanyakan bilang, "laki". atau kalo lebih bijaksana sedikit, mereka akan bilang,"hmm..laki perempuan sama aja..tapi kalo boleh milih sih ya laki aja .." (???!!)hmmm... kenapa harus laki-laki??

bapak bekerja di 'kantor'. kenapa bapak selalu yang 'diwajibkan' untuk bekerja? kalaupun di agama memang sudah dijelaskan bahwa "suami bertanggung jawab atas istri dan keluarga-nya", apakah harus dengan cara bekerja di 'kantor'? memakai dasi dan membawa tas kulit? bersepatu kinclong dan berambut necis? yang berangkat pagi hari dan pulang sore hari?

ibu bekerja di rumah. sebagai ibu rumah tangga. pekerjaan domestik > mencuci, memasak, arisan, belanja, bersih-bersih rumah. siang-nya menjemput anak pulang sekolah. menemani anak bikin pe-er. menyambut suami pulang kantor. menyiapkan makan malam. membersihkan sisa-sisa makan malam. menemani sang anak tidur. lalu bercakap-cakap dengan suami masalah pekerjaan sang suami. dan 'tidur'.

selama ini, kita mungkin kurang sadar bahwa pembentukan 'idealisme' tentang sebuah keluarga itu disetir secara halus dan mulus oleh 'pasar'. pasar dengan paham kapitalisme yang dengan cerdik memanfaatkan media-media yang dikonsumsi oleh bermilyar-milyar orang.

lets talk about iklan:

kenapa iklan sabun cuci, kecap, penyedap makanan, dan hal lain yang berhubungan dengan dapur selalu dibintangi oleh 'ibu'? apa memang di-identik-kan begitu? kenapa di iklan2 tersebut, 'ibu' yang kerepotan ketika masakannya kurang enak, sabun cuci-nya kurang ampuh bersihin noda, atau si 'ibu' jugalah yang paling diperlihatkan menguasai medan kalau si anak sakit?

dan hal tersebut pun berlaku di film dan sinetron-sinetron indonesia.

seakan-akan standar 'keluarga ideal' telah dipatenkan sedemikian rupa sehingga di kehidupan nyata, akan tampak kurang normal- kurang ideal jika ada unsur2 nya yang hilang. anak yang bapaknya tidak bekerja kantoran akan merasa minder. ibu yang sukses di dunia karir namun kurang sukses di dunia dapur akan merasa kurang sempurna. dan contoh lainnya.



well, aku pun hampir malas untuk memusingkan hal-hal tersebut. kesetaraan bagiku bukan untuk memutar balikkan keadaan bahwa ibu juga harus sukses di ruang publik, atau bapak juga harus sukses di ruang domestik. sukses di bidang apapun, di ruang publik maupun domestik, seharusnya itu adalah sebuah pilihan. bukan karena rasa terintimidasi oleh lingkungan. kalau memang merasa nyaman menjadi ibu rumah tangga saja, ya tunjukkanlah kesuksesan di bidang itu. kalau merasa ingin mengembangkan diri di luar dapur, sok atuh, jangan merasa terlarang untuk menjajal kesuksesan di luar rumah. begitu pula dengan bapak. mau bekerja kantoran, rumahan, pekerjaan otak, atau pekerjaan keringat, tunjukkanlah kalau itu memang sebuah pilihan.

menjadi ibu atau bapak toh sama-sama mulia. surga ada di telapak kaki ibu. tapi istri wajib untuk patuh terhadap suami. impas bukan?

love and loves
^^

2.10.09

kehilangan



kehilangan,
mungkin menjadi suatu hal yang dibenci oleh sebagian dari kita. akan ada yang kita rindukan. sedikit atau sangat, tentu rasa 'sakit' itu pernah ada.
setiap mereka yang bernyawa pasti pernah merasakan sakitnya perpisahan dan kehilangan. meninggalkan atau ditinggalkan. dengan kemauan atau paksaan. sakitnya bukan hanya karena we suddenly realize if there was something missed. tapi lebih dari itu. entah bagaimana membahasakannya, yang aku ingat rasanya sesak dan mau pecah. sakitnya di dalam dan aku ngga tau pasti which part called 'di dalam'... aku cuma tau, sakitnya itu ada di sini *crossing my palm over my chest
pernah aku tanyakan ke diriku sendiri. so, how? kita ngga mungkin menghindari perpisahan dan kehilangan. setiap manusia pasti akan mendapat kesempatan itu.
well, aku rasa yang kita perlukan bukanlah menghindarinya. melainkan sebuah hal yang harus kita persiapkan jauh jauh jauh hari sebelum nya, yaitu sebelum kita memutuskan untuk memiliki.
banyak hal di dunia ini yang kita miliki dengan persetujuan kita. barang2 yang kita beli, tas2 mahal, jam tangan ber-cap internasional, macbook or whatever. dan atau sesuatu yang lebih abstrak, sebuah komitmen, pernikahan, relationship, friendship... i mean; purchased, brought, commitment >> yaa, sebuah kepemilikan yang telah kita 'atur sedemikian rupa' sebelumnya.
satu hal, kita ngga akan merasa kehilangan kalo kita tidak pernah merasa memilikinya. kita ngga akan tau gimana rasanya kehilangan jam rollex kalo kita ngga pernah punya jam rollex. kita ngga akan merasa kehilangan pacar kalo kita ngga pernah punya pacar. sangat logis dan realistis. yang membuat kita merasa kehilangan adalah KARENA KITA PERNAH MEMILIKINYA.
bukan maksudku untuk ngomong, 'so dont ever decide to buy anything or build any relationship'. bukan itu pointnya. yang aku maksud di sini adalah apa yang harus kita punya sebelum memutuskan untuk memiliki sesuatu, yaitu suatu pemahaman bahwa kita sudah siap untuk kehilangan sesuatu tersebut.



SIAP MEMILIKI means SIAP KEHILANGAN. kalo belum merasa siap untuk kehilangan, maka jangan memutuskan untuk memiliki karena kita harus sadar bahwa ketika kita memutuskan untuk memiliki, kita sudah punya 1 resiko yaitu akan kehilangan.
sakit karena kehilangan itu manusiawi. tapi akan lebih baik kalo sebelumnya kita udah mempersiapkan diri untuk itu, jadi ngga 'kaget'.
ya. hal inilah yang sedang aku coba terapkan di diriku sendiri. setiap mau beli sesuatu, aku selalu nanya ke diriku sendiri. "udah siap untuk kehilangan?". kalo aku udah berani menjawab, "siap", baru aku ambil barang itu.
dan rule itupun berlaku untuk kehidupanku ke depan. if someone ask me for being his wife, aku akan nanya hal yang sama. ke diriku sendiri, dan ke dia. kalo kami berdua udah merasa siap kehilangan, berarti kami udah siap untuk saling memiliki (:


love and loves

^^

24.9.09

friendlist, friend request dan facebook


seribu tiga ratus sekian.. itu jumlah teman yang ada di friendlist facebook-ku. terlalu banyak? atau cukup? atau bahkan malah masih kurang? 

hmm, bukan itu yang terpikir... 
selama ini aku menganggap "bukalah pergaulan seluas mungkin, akan banyak hal tak terduga di luar sana". dan itulah yang kuterapkan di friendster-ku (yang entah apa email dan password-nya, lupa^^) dulu. alhamdulillah, tanpa perlu menginvite orang2 tak dikenal, cukup bnyak juga yang membuka pintu silaturahmi nya k aku. mulai dari teman SD-SMP-SMA, tetangga, temannya teman, tetangganya teman, temannya tetangga, saudara jauh dekat, temannya saudara, saudara-nya teman, sesama pecinta westlife , para milanisti, panser biru atau SNEX, sampai beberapa orang yang bahkan menengok profilenya saja aku ngga pernah. 

mereka, dengan semua hal unik tentang diri mereka. i love to analize it^^ . bahasa-bahasa antah berantah dengan ejaan yang sulit diterima dengan akal sehat bergulir terus menerus melalui testi2 yang ada di friendsterku. aku senang berteman dengan mereka. aku senang berkenalan dengan dunia yang selama ini sulit aku jangkau dengan realita. which is, dunia maya, yang bisa aku masuki kapan saja aku mau, hanya bermodalkan duit ke warnet (jaman segitu belum musim modem2an rumah kali ya^^") dan kelincahan jari jemari untuk mengetik. aku suka Milan, PSIS. tapi aku ngga sempat dan bnyk ragu2 untuk ikut fansclub2an macam milanisti semarang, milanisti indonesia, panser biru, snex atau apapun itu. aku lebih nyaman berinteraksi dengan mereka lewat comment2 di detiksport.com, menonton pertandingan mereka di televisi, menyimak score pertandingan di livescore.com kalo ga sempet nonton, dan ngobrol ngobrol dengan orang-orang ber-minat sama di friendster. 

itu jaman dulu. 
sampai akhirnya boominglah facebook. 

awal-awal, aku perlakukan facebook-ku sama dengan friendster.tanpa embel-embel atau aturan lebih. aku ga sungkan atau ragu untuk mengapprove siapapun mereka, baik yang kenal, setengah kenal, maupun ga kenal sama sekali. apa salahnya ngapprove, toh mereka ga mengganggu aku? aku justru senang setiap kali buka 'home'. ketawa2 ga jelas liat berbagai macam tingkah teman-teman facebookku lewat status mereka. mereka yang puitis, mereka yang sensitif dan statusnya sedih2, mereka yang sengaja alay ataupun ga sadar kalo dianggap alay, mereka yang setiap update status isinya ngeluh melulu, mereka yang statusnya selalu ada tambahan jurus2 marketing buat promosi ini itu, mereka yang selalu cantumin ayat Al-Quran ataupun Al- Hadist, mereka yang selalu pamer, mereka yang copi paste lagu, mereka yang statusnya selalu tentang topik yang sama (kaya kehabisan ide), mereka yang statusnya sok dan di-lebay2-in demi dicomment banyak orang, mereka yang selalu mengumpat, mereka yang bijaksana dan suka bagi2 ilmu...wuaah, banyak sekali karakter teman-teman fbku. and its fun! ga sampe mengganggu kegiatan fb-fb anku.. 

sampe suatu hari aku mulai berpikir untuk meng-eksklusif-kan fbku. kayanya keren kalo friendlistnya bener2 orang yang aku kenal. private dan aman. ga lemot pula. dan ga membuang waktuku untuk bales2in wall ga penting kaya "thx for approve, sp disana, anak mana, lets be pren" Oh God, its annoying. males aja gitu lama2 kalo harus balesin pertanyaan2 mubazir kaya gitu. kan ada 'info' tuh di profileku. pertanyaan2 kaya "anak mana, kul dimana, kul apa gawe" mestinya bisa mereka cari tau sendiri.. 

dan sim salabim, dengan semangat untuk mengeksklusifkan FBku, akupun mulai tidak merespon mereka2 orang orang tak dikenal yang invite aku. akupun men-delete sekitar 400an orang dr friendlistku. fbku bersih dari mereka yang ga penting, mereka yang 'ada ataupun ga ada' ga akan ngaruh sm kehidupanku. 

well, akhirnya temenku jadi 700-an orang... (dispensasi bagi mereka yang terlanjur udah sering berinteraksi lewat FB walau awalnya ga kenal sm skali) 

pelan-pelan tapi pasti. friend request dan segala macam grup invitation serta kuis2 dan game2 ala fb yang numpuk di home-ku ga pernah aku urusin. sampe akhirnya tiap udah banyak dan mengganggu penglihatan, mulai aku ignore all (hehe, maaf buat temen2 yang kirim2 mavia wars dan wars2an lainnya^^"). itu berlangsung beberapa kali, dan terakhir aku ingat, aku bahkan pernah mengingnore sekitar 400-an friend request sekaligus (serius). kalo dr dulu2 friend request itu ga aku apus2 dan aku ga pernah delete2in friendlistku, mungkin sekarang friendlistku udah 3000an org lebih (menurutku itu udah banyak bgt, walaupun belum apa2 dibanding artis2, hehe)... 

beberapa hari yang lalu sebelum lebaran. aku yang emang jarang buka inbox fb, iseng2 bukain message2 yang sampe beratus2 jumlahnya. aku mau delete2in yang nyampah dan nypam (spam2an ga penting itu..). dan aku kaget ternyata banyak banget message yang isinya "kok sombong sih, friend requestku dicuekin", "mbak, dlm islam kan menjalin silaturahmi sgt dianjurkan. kok friend request saya bla bla bla". yaa, intinya seperti itu. memprotes tindakan ku nyuekin friendrequest mereka. (dan bener aja, setelah aku cek, tnyata ada 370an friend request yang belum aku apa2in belum sempet di ignore). aku kesel sama message2 berbau protes seperti itu. mereka menempatkan aku di kursi tertuduh seolah2 aku adalah orang sombong sok eksklusif yang menutup dan memutus tali silaturahmi. dan akhirnya dengan sedikit rasa jengkel dan bnyak rasa gondok, akupun mengaprove friend request2 itu. 300an itu. 

yaa, whateverlah. tujuanku dalam berfacebook mungkin bergeser. bukan untuk eklusif2an lagi. aku buka pintu silaturahmi untuk siapa aja. siapa tahu justru bisa 'membantu' aku nantinya, entah untuk apa itu.. no hard feeling, aku senang bisa punya banyak teman^^ 


"INVITE-LAH MEREKA YANG KAMU KENAL ATAU INGIN KAMU KENAL, DAN APPROVE-LAH MEREKA YANG KAMU KENAL ATAU INGIN KAMU KENAL". itu aja pesanku. ngga masalah, siapapun mereka, kalo emang pingin kamu approve ya approve aja. kalo emang ga pngin ya ga usah. tapi toh ga ada salahnya kita memberi kesempatan selebar2nya, siapapun mereka, untuk bisa mengenal kita. untuk menjalin tali silaturahmi dengan sebaik2nya^^

16.9.09

berjuang untuk skripsi

mengharukan sekali rasanya. akhirnya di detik detik menjelang lebaran kali ini, ada 2 dari 70 orang mahasiswa ilmu komunikasi undip angkatan 2005 yang berhasil mendaftarkan namanya untuk ikut wisuda bulan oktober. wuah. suatu pencapaian luar biasa. mengalahkan topik POLRI vs KPK yang sedang heboh-hebohnya. sms sms berkeliaran di hp ku, ucapan2 penyemangat antar kami-kami yang belum lulus ini menjadi pemenuh inboxku 2-3 hari ini. yap, 2005 pecah telor juga! percaya ga percaya, ini adalah suatu berkah luar biasa bagi kami. menyenangkan, mengharukan, membanggakan, sekaligus menyakitkan!

entah kenapa, dan tak tahu mengapa (halah!) rasanya topik skripsi di jurusanku baru semerbak di kisaran semester 8 mepet-mepet 9. aneh dan ngga umum banget kan dibanding jurusan lainnya??

semester 1 adalah semester di mana kami tak begitu peduli materi kuliah. kami datang ke kampus untuk bertemu dengan 'koloni' kami, ngobrol2, kumpul2, mengakrabkan diri, dan itu menyenangkan. kami berkelompok-kelompok, lalu berpindah ke kelompok lainnya untuk mencari kekompakan sesuai hati dan aliran kami masing-masing. kami mendiskusikan SPMB dan PMDK, mendiskusikan masa SMA kami, dan kami mendiskusikan TEKA. temu keakraban. mengikuti kuliah adalah tujuan ke-sekian.

semester 2 adalah semester yang mulai sedikit serius. setelah menerima IP pertama kami (dengan bangga tentunya, karena IP semester 1 rata2 adalah IP terbaik sepanjang masa^_^), kami semakin semangat kuliah. walaupun mata kuliah masih ecek-ecek alias masih kurang menggairahkan bagi kami. teori ini teori itu, dasar ini dan dasar itu, pengantar ini dan pengantar itu. selain kuliah setengah matang tersebut, kami mulai tercekoki 'aliran-aliran' tertentu. kami mulai didekati dan 'dijebak' oleh organisasi organisasi kampus. baik yang profit maupun non profit.

semester 3 dan 4 adalah semester sibuk. terutama bagi kami-kami yang terjaring dan terjerat dalam dunia organisasi. berhubung di tahap ini kami masih anak baru di organisasi, maka, ya kalian tahu sendirilah bagaimana keadaan kami. sangat bersemangat dan 'nyaris' dieksploitasi tanpa sadar oleh mereka-mereka sang penguasa organisasi. kami dijejali dengan bermacam -macam acara yang kadang sampai mengganggu jadwal kuliah dengan kegiatan-kegiatan seperti simposium, temu keakraban, seminar, talkshow, baksos dan macam lainnya. dan herannya, kami melakukan itu dengan penuh suka cita dan kebanggaan tersendiri, mungkin karena kami mulai diberi kepercayaan untuk menjadi orang-orang penting di organisasi,hehe... sementara di dunia perkuliahan sendiri, mulailah muncul mata-kuliah yang njlimet dan banyak tugas. mulailah muncul istilah 'eh, aku ke perpus dulu ya, mau cari referensi buat tugas essai'. dan setelah hampir 2 tahun di dunia kampus, di masa-masa inilah banyak tumbuh benih2 percintaan. banyak yang jadian, putus, selingkuh, pdkt, dll. yaa, banyaknya problematika kehidupan di semester ini menjadikan tahap ini adalah titik rawan, mulai anjloknya IP IP kami. 

semester 5 dan 6... wah, inilah semester perjuangan kami. di mana kami mengenal suatu mata kuliah yang MENAKJUBKAN bernama MPK. MPK= Metodologi penelitian Kuantitatif atau Kualitatif. rata-rata, semester 5 kami ambil kuantitatif dan semester 6 nya kami ambil kualitatif. entah kenapa, MPK ini seperti 'momok' buat kami. mencari permasalahan, mencari referensi, mengcopy paste dengan ke-degdegan-an yang luar biasa karena issue plagiarisme, mengetik sambil terkantuk-kantuk, ngeprint, mengantri dosen dengan membawa map atau clipper yang lucu-lucu untuk memotivasi diri, berhadapan dengan dosen, lalu....................JEDDERRR!! pulang dengan tangan hampa dan mata berkaca-kaca karena kalah argumen. dan begitu setiap harinya. step demi step kami lalui penuh perjuangan, sambil tengok kanan kiri mencari teman seperjuangan (rasanya lega kalo ketemu sama teman yang masih berkutat di 'bagian' yang sama^^). dan setiap kali bertemu si koloni yang membawa map, clipper, atau sejenisnya, tak lupa kami selalu menyapa dan bertanya, "hey, udah sampe mana ACCnya?". dan di tengah perjalanan, banyak yang gugur alias menyerah pada takdir. nggak mau konsul lagi dengan alasan sibuk, males, takut, atau lupa. dan begitulah, perjuangan kami dihargai dengan sedikit orang yang mendapatkan nilai A, beberapa yang mendapat nilai B, berjubel yang mendapatkan nilai C, dan tetap banyak yang mendapatkan D dan E.

selain itu, di semester ini kami mulai mengenal mata kuliah yang ngabis-ngabisin duit, waktu, tenaga dan pikiran.

produksi media audio=bikin siaran radio mulai konsep radio-script -sampe siaran seiklan-iklannya kami bikin semua.

produksi media cetak= bikin selembar koran yang berita-beritanya kita sendiri yang bikin (mulai dari jurnalisnya, fotografernya, editornya, sampe produsernya ya kami-kami sendiri) tapi ini masih mending, di jaman angkatan sebelumnya malah disuruh bikin majalah!wew.

produksi media video= bikin siaran berita kaya metro malam atau liputan 6 gitu. dan semua prosesnya mulai dari 0 kita semua yang bikin. capture berita, wawancara, syuting2 pake segala macam komponen ala tv professional gitu, ngedit pake macromedia, sampe syuting studio, dekor, waaaah bener-bener deh pokoknya! pokoknya semester 5 dan 6 adalah semester PALING SIBUK dan PALING BIKIN KERE. kere waktu, kere uang, kere tenaga, kere kesehatan, dan kere-kere lainnya T_T

dan semester 7 dan 8 adalah semester perbaikan. di semester ini kami memfokuskan diri pada perbaikan mata kuliah terutama si MPK itu tadi. berhubung MPK adalah syarat FILTER. dan FILTER adalah syarat SKRIPSI. jadi di semester 7 kami perbaikan kuantitatif dan semester 8 kami perbaikan kualitatif atau sebaliknya. aneh banget. di saat temen jurusan lain berkutat dengan TA dan skripsi mereka, kami malah masih berkutat dengan perbaikan dan kadang malah nganggur-nganggur. karena apa?? karena struktur yang salah dalam pembentukan atmosfer skripsi di jurusan kami! jadi di semester 7-8 ini, yang lagi rame adalah angkatan 2003-2004 yang riwariwi ke jurusan untuk konsul skripsi. begitulah yang terjadi bertahun-tahun di jurusan kami. kami, si koloni semester 7-8 belum merasakan api dan kobaran serta semangat skripsi yang menggebu-gebu, karena mereka si koloni semester 9-10 bahkan 11-12 sampai sisa-sisa 13-14 lah yang 'sepatutnya' berjuang untuk skripsi. sampe akhirnya di semester 8 mepet mepet 9 ini kami baru tergugah untuk skripsi-an. 

itulah teori kenapa kami masih bertahan di jurusan ilmu komunikasi tercinta saat ini. di saat teman-teman seangkatan dari jurusan lain sudah mulai menghilang dan 'sukses' menggeser tali2an toga itu. 

ya. teori tinggalah teori. 2 orang teman seangkatanku ternyata bisa juga bangkit dari keterpurukan. mereka akan wisuda oktober!! mereka tidak memakai teori semesteran yang sama dengan kami. mereka berani mengambil teori lain yang terbukti sukses untuk menciptakan atmosfer baru bagi jurusan kami, yaitu lulus di tahun ke4. bukan 4,5 atau 5. mereka berdualah yang membuka mata kami. menunjukkan bahwa, "ini lho, terbukti bahwa kita bisa mendobrak struktur!". 

huaaaa.. sekarang gantian kami ke68 yang tersisa, yang akan mencoba mendobrak struktur berikutnya. lulus januari!!! amiin^_^

pesan buat teman-temanku yang sedang berjuang bersamaku, "jangan bergerak berdasarkan struktur, teman. buatlah struktur kalian sendiri^_^". Devia dan Gita sudah membuktikan, sekarang gilian kita. InsyaAllah bisa!! amiin...

love and loves

14.9.09

teror jihad macan serigala domba

well, hari yang panjang dan dinamis... menghabiskan waktu di kampus, sebuah bank, sebuah mall yang banyak diskonan T_T, sebuah kost-an panas dan gerah, GOR, dan sebuah minimarket kecil. sebenarnya panjang nya hari sama saja seperti hari hari sebelumnya, tapi yang membuat tampak lebih panjang karena banyaknya kata dan kalimat yang keluar dari mulut ku ini. bercengkerama, berceloteh, menanggapi, menyangkal, meyakinkan, dan sedikit bergosip^^". dan hari ini tampak lebih dan lebih panjang lagi, karena kami membahas SEKERIPSI. Wow...begitu sakralnya si sekeripsi itu sampai sampai aku harus menulisnya dengan huruf tegak dan besar seperti itu. yaa, aku bersama 3 orang temanku membahas hal tersebut dengan menggebu-gebu, semangat 45, dan berkoar-koar sampai2 lupa kalo kami lagi puasa^^" semangat bangetlah pokoknya.

obrolan berawal ketika temanku si-dia-yang-baru-saja-potong-rambut (SDYBSPR) menceritakan nasibnya setelah konsultasi topik kepada salah satu dosen pembunuh karakter. dosen pembunuh karakter? yap, begitu cerdas, pintar, dan lihai-nya dosen tersebut membuat kami-kami si mahasiswa diam berkutik dan tampak bodoh di depannya. pertanyaan yang keluar dari-nya hampir selalu berhasil menyudutkan mahasiswa dan merontokkan misi utama mahasiswa (misi utama mahasiswa saat konsul = ACC). "masalahnya di mana?", "komunikasi-nya dimana?", "signifikansi-nya dimana?". berbagai macam pertanyaan "dimana" tersebut selalu memborbardir kami, dan akhirnya yang bisa keluar dari mulut kami adalah "ehmmmm...mmmhh.. gitu ya Mas?" disertai anggukan anggukan kecil dari kepala kami yang berkeringat. huufhhh...

kembali ke topik- si SDYBSPR mengajukan sebuah topik mengenai pembingkaian berita terorisme a.k.a jihad dalam jihadmagz, sebuah majalah yang di-produseri oleh Muhammad Jibril yang terkenal pasca bom kuningan kemarin. bagaimana jihadmagz membungkus berita2 tentang terorisme a.k.a jihad itu sebagai sebuah pembenaran. tidak seperti media mainstream lainnya yang meng-enggak banget-kan terorisme. (btw, i'm sorry for choosing 'terorisme a.k.a jihad' words for representing that 'thing'. 'thing' di sini memang berarti 'aksi terorisme' > di media-media yang meng-enggak banget-kan aksi tersebut. sedangkan 'thing' tersebut juga dapat berarti 'jihad' > di media yang membenarkan aksi tersebut. dan aku ngga mau menggiring 'thing' tersebut ke kedua istilah di atas^^). nah, si SDYBSPR ini pingin nunjukin kalo "ini lho, jihadmagz telah membuat sedemikian rupa agar 'thing' tersebut tampak sebagai sebuah pembenaran. bahwa jihad adalah BENAR". tapi ternyata di dosen tersebut mematahkan topik tersebut dengan 1 kalimat saja, " ya iyalah. kamu tuh ibarat nyari macan di kandang macan. yang namanya framing itu, cobalah melihat serigala di balik wajah domba".

benar-benar kalimat yang sulit dicerna. berjam-jam kami ber-4 mendiskusikan kalimat tersebut. mulai dari kampus- bank- mall- sampe akhirnya tibalah di sebuah kost-an yang panasnya naudzubillah. di tempat itulah kami bersama-sama memecahkan clue-clue macan-serigala-domba yang diberikan sang dosen. dan akhirnya clue itu terpecahkan ^yeeey^. intinya adalah "framing adalah meneliti pembingkaian suatu hal yang tampak seperti A padahal ada maksud tertentu di balik itu" ya pokoknya seperti itulah...

dari obrolan tersebut akhirnya mengalirlah topik terorisme dan jihad sebagai topik utama yang kami bicarakan. mulai dari kasus 9/11 sampai densus 88. CIA sampe Mossad. Ossamah bin Laden sampai Noordin M Top. Yahudi sampai Islam. dan semuanya tercampur campur jadi sau sehingga kami tidak bisa lagi memetakan sebuah kebenaran! berikut beberapa obrolan kami yang bikin pusing sendiri:

1. loh, dulu kan udah diberitain di beberapa media kalo peristiwa 9/11 itu dalangnya orang yahudi? trus kok di majalah jihadmagz ini, mereka mengakui kalo peristiwa itu adalah ulah mereka *umat islam?

jadi dulu ada 1 temenku yang sempat membaca artikel di SM dan beberapa koran lainnya kalo peristiwa 9/11 itu didalangi yahudi. pada saat peristiwa itupun, entah kenapa ada ribuan orang yahudi yang seolah terbebas dari serangan tsb padahal mereka juga seharusnya ada di pentagon. kalo itu benar ulah yahudi, kenapa di majalah jihadmagz, peristiwa tsb justru di-iya-kan sebagai bentuk perlawanan terhadap musuh utama islam- Amerika. red ?

2. ossamah bin laden. Noordin M Top. apakah mereka benar2 ada? atau sebuah rekaan? sebegitu susahnya kah menangkap mereka? ataukah benar mereka atau salah satu dari mereka  di-backing-i oleh CIA- mossad atau sejenis itu?

menurut sebuah wacana yang pernah dibaca temanku, Ossamah adalah orang yang pernah dekat dengan CIA. terjadi sewaktu pembebasan tanah afghanistan dari Uni Soviet. pembebasan tersebut dicampurtangani oleh CIA lewat Ossamah. dan Ossamah sendiri bukan warga afghanistan. benarkah itu?? kalo benar, pantaslah si Ossamah itu seakan aman selama ini. tidak pernah jelas keberadaannya dan seolah tidak terendus oleh siapapun. dan pertanyaan yang sama pun ditujukan untuk Noordin M Top. kenapa mereka sulit sekali banget banget untuk ditangkap??

3. densus 88. penyergapan selama 8jam di tanggal 8 bulan 8.

sedangkan peristiwa 9/11 pun banyak sekali ke-istimewa-annya. peristiwa 9/11. nomor emergency di amerika, 911. New York City memiliki 11 huruf. Afghanistan memiliki 11 huruf. Ramsin Yuseb (terroris yang menyerang twin tower pada 1993) memiliki 11 huruf. George W Bush memiliki 11 huruf. Twin tower membentuk angka 11.

mungkin itu sebuah kebetulan, tetapi coba lihat: New York adalah negara bagian ke 11.  Pesawat pertama yang menabrak Twin Tower memiliki nomor penerbangan 11. Pesawat itu mengangkut 92 penumpang, 9+2 = 11. Pesawat 1 lagi yang menabrak Twin Tower mengangkut 65 penumpang, 6+5= 11. Tragedi itu terjadi pada 11 September, 9/11, 9+1+1 = 11. Tanggalnya sama dengan pelayanan darurat Amerika yaitu 911, 9+1+1 = 11.

Masih kebetulan? baca ini lagi :

Kejadian ini adalah kecelakaan pesawat ke 254, 2+5+4 = 11. September 11 adalah hari ke 254 dlm tahun itu, 2+5+4 = 11. Pemboman Madrid terjadi pada tgl 3/11/2004, 3+1+1+2+4 = 11.

Buka Microsoft Word dan lakukan seperti yang dibawah : Ketik Q33 NY, ini adalah nomor penerbangan pesawat pertama yang menabrak Twin Towers.  Highlight/Terangkan Q33 NY. Ganti ukuran Font menjadi 48. Ganti jenis Font menjadi WINGDINGS 1.

tragedi 9/11 juga sudah diberitakan dalam alquran
Qs. At Taubah ayat 109

Terjemahan :
Maka apakah orang-orang yang mendirikan mesjidnya di atas dasar taqwa kepada Allah dan keridhaan-(Nya) itu yang baik, ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh, lalu bangunannya itu jatuh bersama-sama dengan dia ke dalam neraka Jahannam. Dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang- orang yang zalim. 

disebutkan keruntuhan sebuah bangunan karena yang mendirikannya
adalah orang -orang yang zalim. 

Pada surat At Taubah diatas telah disebutkan kata “JURUFIN HAR” yang oleh ulama tafsir dulu diterjemahkan sebagai “ditepi jurang yang runtuh” ternyata kata tersebut menjadi nama sebuah jalan dikota New York tempat berdirinya WTC, yaitu : Jalan JERF HAR. 

tragedi terjadi 11-9-2001, surat tsb terletak pada juz ke-11, surat tsb berada pada urutan ke-9 dalam al-quran, jumlah huruf dalam surat tsb adalah 2001, gedung wtc ada 109 tingkat, kejadian tsb tertuang dalam QS at-taubah ayat 109

(dari berbagai sumber)

4. lalu..........siapa sebenarnya otak terorisme?

apakah Yahudi, yang memang menguasai hampir seluruh aspek kehidupan amerika, kemudian menggerakkan amerika untuk bergerak di balik semua peristiwa ini? masih ingat kan, senjata PINDAD  yang diselundupkan ke filipina, yang diduga justru buatan israel?

atau amerika sendiri sebagai si adikuasa, yang menjadi musuh terbesar islam? mencuci otak si muslim2 tersebut untuk membentuk jaringan yang seolah2 muslim padahal justru untuk menghancurkan muslim itu sendiri?

atau memang muslim lah yang membenarkan jihad untuk menegakkan islam??

ahh..entahlah. kami hanya mahasiswa yang berkumpul. mencoba mengkritisi, namun mungkin ilmu kami masih terlalu cetek untuk mengungkap kebenaran. ^^

yang jelas, sampai malam ini, otak ku masih saja dipenuhi dengan pertanyaan pertanyaan tersebut.

hidup SEKERIPSI!!

love and loves

12.9.09

cinta yang kedua


pernahkah terpikir menjadi yang kedua? pastinya nggak (hayo, lagi ketok2 meja yah ?? =P).

selama kita diberi kesempatan untuk menjadi yang pertama, kenapa harus jadi yang kedua? yang kedua means ada yang lebih dari kita. ada yang lebih pintar, lebih cantik, lebih kaya, atau lebih lebih yang lainnya. meskipun ada yang ketiga, keempat dan seterusnya, menjadi yang kedua tentu merupakan sebuah 'malapetaka' yang ngga kita inginkan. karena dalam hidup, kita selalu diajari untuk mendapatkan yang terbaik, menjadi yang pertama.

sekarang, coba kita lihat dari konteks yang berbeda. yaitu mengenai "mencintai dan dicintai". ada satu pertanyaan, yang ternyata belum bisa terjawab oleh aku sendiri. "maukah kamu menjadi yang kedua?". sebuah pertanyaan keramat yang dibenci banyak perempuan.

aku pernah mempertanyakan ini kepada kedua sahabat perempuanku. dan dengan tegas mereka bilang "NO!!!". 

dalam hati aku tersenyum dan tertawa. sekaligus menangis. mungkin mereka ngga tahu gimana  rasanya menjadi seseorang yang hanya bisa jadi yang kedua. di saat seorang yang dicintai ternyata uda dimiliki orang lain. salahkah ia? salahkah cinta? 

aku sangat menikmati perdebatan2 antara Aya dan Kalila dalam sinetron PPT3. aku sangat tertarik dengan apa yang mereka bicarakan, tentang betapa istimewanya seorang Siti Khadijah dan Aisyah.

Khadijah dan Aisyah, Kedua perempuan terhormat itu bergantian mengisi kehidupan Rasulullah pada dua fase kenabian yang berbeda. Tapi cinta Rasulullah pada keduanya berbeda. Jika Rasulullah SAW ditanya siapa istri yang paling dicintainya, Rasul menjawab, ”Aisyah”. Tapi ketika ditanya tentang cintanya pada Khadijah, beliau menjawab, “cinta itu Allah karuniakan kepadaku”. Cinta Rasulullah pada keduanya berbeda, tapi keduanya lahir dari satu yang sama: pesona kematangan.

Pesona Khadijah adalah pesona kematangan jiwa. Pesona ini melahirkan cinta sejati yang Allah kirimkan kepada jiwa Nabi hingga beliau berkata, “siapa lagi yang dapat menggantikan Khadijah?”, sepeniggal istrinya wafat. Cinta ini pula yang masih menyertai nama Khadijah tatkala nama tersebut disebut-sebut setelah Khadijah tiada, sehingga Aisyah cemburu padanya.

Sedangkan Aisyah adalah gabungan dari pesona kecantikan, kecerdasan, dan kematangan dini. Inilah gabungan pesona-pesona yang kemudian melahirkan syahwat. Sebagaimana Ummu Salamah berkata, “Rasul tidak dapat menahan diri jika bertemu dengan Aisyah.” - diambil dari : Aisyah - the true beauty

trus gimana dengan pertanyaanku tadi? "maukah menjadi yang kedua?"

hmm, sekali lagi aku belum bisa menjawabnya. benar-benar pertanyaan yang sulit. karena dalamnya perasaan, ngga seorangpun tahu. aku belum tahu gimana esok akan datang. gimana Tuhan memilihkan jalan hidupku nantinya.

dan kalaupun nantinya (naudzubillah..kalo bisa sih jangaaaannn) sampai terjebak dalam sebuah situasi seperti itu, seenggaknya aku mau pastiin beberapa hal. apakah pria yang mencintai aku mampu seperti Rasul yang mencintai Aisyah? karena aku ingin ia bersamaku sampai akhir hayat, seperti Rasul yang meninggal di pangkuan Aisyah ^^

oya, aku jadi inget sama lagu yang dipopulerin astrid, "jadikan aku yang kedua". hehe, ya mungkin kalian juga harus dengerin lagu itu dulu sebelum menjawab pertanyaanku tadi^^. jangan dengerin lagu 'cobalah untuk setia' terus yaa, sekali-kali, geserlah mindset kamu. terlalu banyak orang yang menempatkan diri sebagai orang pertama, dan kadang lupa gimana rasanya kalo kejadiannya terbalik, dan dia jadi yang kedua. well, silakan berpikir-pikir... ^^ 

bye,

love and loves^^



8.9.09

cinta takkan kemana-mana

i believe on destiny... 

PETRA SIHOMBING- Cinta takkan kemana mana

Memang kita t’lah jauh rasanya
Memang kita sudah tak bersama
Jika memang kita ditakdirkan
‘Tuk bersama s’lamanya
Cinta takkan kemana-mana

ya, banyak hal di dunia ini yang absurd. terutama masa depan kita. look there, so many people use their beloved title after their name : H.Ir.Dr walangkekek ST, SE, blablabla . tapi apakah itu sebuah jaminan masa depannya akan cerah? ada yang berani menjamin?

lalu lihat juga mereka yang menikah di depan Ka'bah. semua orang berharap kisah cinta mereka akan baik2 saja sampe akhir hayat. tapi toh akhirnya cerai juga.

masa depan, ngga ada seorang pun yang tahu. (peramal yang kebetulan ramalannya bener, di luar konteks ya =P ). kalo diandai-andaikan sih mirip sebuah persidangan. sesibuk apapun kamu merencanakan dan mengusahakan, sewa sewa lawyer sampe rela jual tanah dan harga diri (ups) ato sogok sana sogok sini, tetep aja yang ketok palu adalah hakim nya alias Tuhan. bukannya mengesampingkan sebuah usaha dan doa, tapi aku cuma menggaris bawahi bahwa apapun bisa terjadi. Tuhan bisa melakukan apapun (apapun!) yang Dia mau, semudah (ato bahkan lebih mudah) dari kita yang membalik telapak tangan. Qun Fayaa qun! 

mungkin itu pula sebabnya Allah ngga memasukkan 'pacaran' dalam ajarannya. selain karena 'dilarang berdua-duaan : yang ketiga adalah setan' , ya karena pacaran ngga akan menjamin suatu hubungan.banyak tuh yang udah pacaran bertahun-tahun tapi ternyata ngga sampe nikah... ^^

kita sih boleh2 aja mencintai seseorang, tapi jangan terlalu bernafsu memiliki dia. yang ada, ketika ternyata Tuhan tidak merestui kita dan pacar (org yang kita cintai-red) untuk membangun sebuah keluarga sakinah mawaddah warahmah, ya pastinya ngga akan kejadian. bahkan mungkin kalo dipaksa-paksain nikah juga, yang ada rumah tangga kita ngga diridhai alias ga sakinah mawaddah warahmah..hehe

hmm, mungkin sebagai manusia normal yang punya cita rasa dan karsa, mencintai seseorang bukanlah suatu hal yang bisa dihindari. apalagi kita-kita yang udah 17tahun ke atas (sindrom pingin nikah =P). kata mereka2 yang puitis sih, panah cinta yang menembus hati ngga bisa ditebak kemana arahnya. susah sekali untuk dikendalikan apalagi diingkari. yah, saranku sih, simpen aja dalam hati. ditumpahin ke diary ato blog ato status FB & twitter. kalo nekat juga disampein ke ybs, ya harus siap segala resikonya :

1. ditolak

2. dicuekin

3. diterima, pacaran 1 bulan trus putus

4. diterima, tapi dgn status palsu (walah..)

5. diterima, pacaran 9tahun 9 bulan trus ditinggal nikah sama orang lain (wew)

6. diterima, waktu lagi cinta-cintanya ternyata sang kekasih diambil Sang Pencipta (hiks)

7. diterima, pacaran, nikah, cerai

8. diterima, pacaran, nikah dan langgeng + bikin iri tetangga (amiin ^^)

sebenarnya masih banyak resiko yang lain entah negatif ato positif..yang jelas semuanya harus diambil penuh pertimbangan, dijalankan dengan sebaik mungkin, dan penuh tanggung jawab...okai okai^^

kalo ada yang nanya, hubungannya apa sih sama lagu 'cinta takkan kemana-mana'?hehe..hubungannya adalah resiko ke 47.892 , yaitu :

diterima, pacaran, putus......................................................... kalo diijinkan Tuhan, kita pasti bersama lagi 

^^

bye all,

with love and loves..

7.9.09

buta

mencintai kamu sejak awal tahun lalu bagiku bukan sebuah kesalahan atau kecelakaan

aku cukup tahu diri dengan konsekuensi tentang makna memiliki dan dimiliki

tentang sebuah konsep mengharapkan dan mengikhlaskan

tentang pertaruhan harga dan citra diri 

tentang hujatan dan ancaman 

tentang dua, tiga dan empat hati

sebuah elegi yang mengajarkan makna takdir yang sesungguhnya

persis seperti apa yang terjanjikan namun tak disadari, karena manusia terlalu sibuk membangun cita-cita tanpa menyandarkannya pada kekuatan yang tak mungkin terbantahkan

mencintaimu

melelahkan, namun aku sanggup berdiri

mencintaimu

api ku belum padam hingga jingga 

berkobar